Jumat, 04 Desember 2015

Asal ngawang

Asal ngawang, asal nulis menggoreskan curahan hati yang berbentuk dalam tulisan.____
________________________________________________________________________
_________
____
__
_
Apa yang ingin di goreskan belum sempurna untuk di ketik di sini.
___
_____
________
Kapan air mata ini menjadi air mata bahagia, semua kembali seperti dulu. Seperti ini, seperti ini, seperti ini, seperti ini. Kenapa ini harus terjadi lagi ya Allah? Dulu sempat bahagia, tapi ternyata hanya sesaat, sekarang kembali seperti dulu lagi. Samaa bangett seperti apa yang aku rasakan dulu. Berharap ada yang peduli, tapi kenapa meduliin etty? Ya allah perasaan ini sudah hampir 4 tahun berlalu, kenapa muncul lagi ya Allah, di pertemukan lagi dengan orang yang sifatnya hampir sama seperti dulu. Bedanya dulu mereka bicaranya cepet d sini lembut tapi hampir sama.
_____
_____
Aku kira ini yang terakhir, tetapi sekarang sudah menghilang, sudah tidak ada harapan. Harapan musnah, mungkin sudah lelah dengan saya. Menunggu seseorang lagi, seseorang yang ikhlas yang selalu ada di dalam mimpi. Pernah punya mimpi indah tapi ternyata mimpi itu menjadi awang2 yang hanya kini menjadi sejarah cerita dalam pencarian.
__
Pencarian baru lagi, mungkinkah itu, semoga Allah selau melindungi setiap langkahku. Menunjukkan orang yang benar2  aku impikan, aminn ya allah.
____

Selasa, 01 Desember 2015

Seperti ini

Seperti ini keadaan yang membuatku lelah, terkadang apa yang di tunggu gak sesuai harapan. Apa yang membuat semangat berubah menjadi amarah. Bolehkah aku marah, kalo marah ada kata-kata kasar. Ya allah, ya allah, ya allah.


Seperti ini yang ada di benakku ketika menyampaikan isi hati adanya malah kata2 kasar. Bisakah saya hidup dengan orang seperti dya? Sejahat itukah saya, ya allah.


Seperti ini, harus bisa menerima kenyataan walaupun kenyataan menghabiskan air mata. Seegois itukah saya, sampai 2x anda mengatakan hal yang sama.

Seperti ini, kembali seperti dulu, kembali kosong sampai kapan?

Seperti ini, hanya bisa berdo'a, hanya bisa berdiam diri.

Seperti ini keadaan yang membuat gundah, coba u di posisi saya, pasti juga menanyakan hal2 yang sama.

Seperti ini, pengen mengakhiri, tapi mungkinkah itu?

Kenapa harus kata itu yang muncul, 2 kali, bisakah anda kunci mulut anda rapat2 tanpa keluar kata2 kasar.

Minta dihargai tapi yang anda keluarkan malah kata2 kasar itu,

Ya allah kuatkanlah hamba.

Bolehkah aku cemburu?

Bolehkah aku cemburu? Bolehkah aku cemburu dengan kekasih hatiku?

Cemburu itu? Pengertianya apa?  Aku juga belum tahu pengertian  cemburu secara teoritis. Kalau yang aku rasakan cemburu itu ketika liat do'i jalan sama orang lain, hmm hati ini gak hanya hancur, ehh koq hatinya yang hancur sih. Perasaan dan fikiranya yang hancur hati koq bisa hancur.hehe

Semoga orang yang aku maksud membaca ini,

Kalau mendengar kata2 kasar itu hmm rasanya seperti masakan kebanyakan gula+garam, gimana ya rasanya? Ngerii pokoknya. Orangtuaku gak pernah mengajari untuk berbicara kasar, karena itu sesekalipun q belum pernah di kata2in inilah itulah pokoknya kasar banget. Aku juga belum pernah mendengar orangtuaku berkata kasar, itulah salah satu cara orangtuaku mendidik q, biar kata2ku bisa sopan dan gak kasar.

Baru 2 x ini, q dikata2in w****, itu kassssaarrr sekali bagiku, seumur-umur belum pernah q dikatain kata2 seperti. 

Keras kepala bahasa jawanya ngeyel, itu siftaku, iiya memang itu sifat q. Aku masih sekuat tenaga untuk menghilangkan hal buruk itu, berusaha untuk percaya. Q masih mencoba belajar menghilangkan rasa itu, jadi kalau q masih keras kepala sabbar dulu, jangan langsung kata2 kasar itu keluar.


Ya allah, pertama q bisa sabar hanya nyeseg sebentar, terus yang kedua ini q sadar, q harus berusaha melupakan kata2 itu, jangan sampe memutuskan silaturahmi. Manfaat silaturahmi itu banyak terutama untuk memanjangkan umur.

Aku hanya bisa berharap, semoga allah cepat menunjukkan jalan keluar yang baik untuk aku. Jalan mana yang aku harus pilih. Dan semoga sifatku jelekku ini hilang. 

Besok di sambung lagi byeee....



Jumat, 27 November 2015

Hanya sekedar tulisan yang menentramkan hati

Hampir 8 bulan tidak posting di blog, blog sederhana namun penuh arti. Blog yang awalnya hanya tugas sekarang jadi berarti. Aku pernah baca tapi lupa baca dimana, katanya kalau orang yag mempunyai badan kecil itu mudah sakit hati. Tapi memang sih, apa yang tak rasakan seperti itu. Terus kalau sudah mulai merasa gak enak atau hatinya lagi gak karuan, sakit hati, cumand bisa nangis, hmm dan berdoa *ya Allah jauhkanlah q dari sifat iri dan dengki*, doa itu yang selalu q ucap ketika hatiku lagi gak karuan. Mungkin iri atau mungkin dengki jika sakit hati sama seseorang. Cara lain agar tidak sakit hati stop lihat media sosial, kemaren q denger radio sekitar jam 16.00, pembaca radionya bilang gini *orang yang tidak update di media sosial itu hidupnya akan lebih tenang, karena tidak tau masalah orang. Haha memang benerr sih, itu yang sekarang lagi aku lakukan, jarang update di medsos biar gak sakit hati pastinya.


Semester atas, kalau dengar semester atas pasti identik dengan skripsi, dan kalau dengarr kata skripsi bulukuduk merinding semua, hahahaha kayak ketemu setan aja koq merinding. Gimana gak merinding jika kita sudah memutuskan untuk skripsi, dunia berasa menghimpit tubuh ini, yang dulunya hanya kuliah tok kalo ke kampus,, ehh sekarang harus sering mondar-mander ke kampus. Ada lagi yang dulunya uang jajan buat beli ini beli itu, ehh sekang buat ngeprint, haha maklum print rusak 2 tahun yang lalu. Apalagi ya, kalau tidur biasanya ingat si mas pacar, ehh sekarang ingatnya mas skripsi,, hahaha emang membuat skripsi itu tiada habis ceritanya, masalah skripsi pun bermacam-macam.


Curhat, pengen curhat, tapi jika curhat tidak dituliskan seperti ada yang beda, berkaitan dengan sakit hati, kalo aku obatnya cumand berdoa sama Allah semoga di beri kelapangan,, emang lagi sakit hati yo et????(tanya pada diri sendiri). Kalo sudah berdoa terkadang masih ada yang ganjal di hati, q puasa, kalo idh puasa tenaaang bangeeddhatinya, di jamin cara ini ampuhh.


Duhh sebenarnya apa yang tak tulis, gak taulah,, sekian tulisan ini, besok lanjut lagi dengan tulisan yang semoga bener.♥mamakku ♥keluargaku ♥my ...... hehe

Rabu, 11 Februari 2015

Negeri Awang

Pernahkah Anda pergi ke negeri awang? Negeri yang tidak akan pernah ada, negeri yang hanya berupa khayalan. Ketika kita berada di negeri Awang semua yang kita butuhkan dan inginkan bisa terkabul. Percaya atau tidak itu memang benar, namanya aja khayalan ya semua pasti terkabul. Tapi memang pergi ke negeri Awang itu sangatlah asyik pastinya gak merogoh uang yang buanyak, dijamin gratis tis tis tis. Di negeri Awang kita bisa berbuat apapun yang kita inginkan, kangen seseorang yang jauh tinggal langsung aja pergi ke negeri Awang langsung tuh ilang kangenya. Kalau pengen sesuatu juga langsung aja pergi ke negeri awang semua yang di mau pasti terwujud gampang kan tanpa susah payah mencari kesana-kesini, itu sangat menyenangkan bukan. Setiap orang pasti pernah pergi ke negeri, tapi negeri awang itu bisa hilang dalam sekejap, kalau lagi enak-enaknya jalan di negeri Awang di ganggu itu hal yang sangat menyebalkan. Haayo tebak tempat apa yang paling indah untuk pergi ke negeri Awang? Haha kalau kalian memahami negeri Awang pasti paham tempat itu. Titttt ** tau kan. Kalau aku lagi sedih dan ngerasa sendiri q sering loh pergi kesana, disana itu enak sekali apa yang di ing7nkan itu terkabul, ya iiyalah terkabul, wong cumand khayalan. Pergi ke negeri Awang itu hal yang paling indah dalam hidupku. Bersukur deh alhamdulilah bisa pergi kesana, pengenya hari-hari yang q jalani seperti yang ada di dalam negeri Awang. Hmm tapi yah tidak semua keinginan sesuai dengan neggeri Awang, tidak semua bisa terwujud, kalau q tetap berusaha, hanya itu yang bisa kulakukan. ..smile etty..

Sabtu, 22 November 2014



hampir 2 tahun aku meninggalkan orang-orang yang aku sayangi, aku merasa sendiri tidak ada tempat untuk berbagi, tidak ada tempat untuk bersandar, hanya air mata tempatku berbagi, tempatku mengeluarkan semua keluh kesah yang ada di dalam fikiran ini. Aku kangen masa-masa bersama mereka .disini aku tidak menemukan tempat yang nyaman, disini bukan kehidupanku, aku kangend masa-masa kehidupan di a4 yang tiadak akan aku pernah temui disini, masa-masa susah senang bersama. Disini aku sendirian, ingin rasanya memberontak tapi aku bisa apa? Hanya air mata yang keluar setiap aku mengingat hal-hal indah yang aku tinggalkan, sekarang hanya aku, aku, aku sendirian. Tak pernah terbayang sebelumnya jika harus sendiri disini tempat yang jauhh dari kasih sayang tempat yang jauh dari orang-orang yang aku sayang, semuanya terasa menjadi beban. Apapun yang terjadi aku hanya bisa diam dan pastinya tetap menajalani semua ini. Kapan aku merasakan lagi indahnya hidup bersama orang yang penuh dengan kasih sayang yang tulus. Kapan ya Allah? Sampai kapan aku harus bertahan? Rasanya tiap sendiri di kamar dan tidak ada aktifitas selama seharian hanya seperti ini yang bisa aku kerjakan, menangis, kangend dengan keadaan rumah, rumah yang selalu ramai dengan orang-orang yang aku sayang tapi sekarang itu hanya khayalan , aku msih harus bertahan disini bertahan untuk esok, beartahan untuk  hari-hari selanjutnya, bertahan beftahan dan bertahan. Aku disini sendiri kesepian jauh dari orang yang aku sayang, hanya air mata yang menemani ku setiap saat rasa kangend itu datang. Memang semua berasa begitu cepat, sudah hampir 2 tahun ini aku sendiri, aku jauh dari orang-oarang yang aku sayang dan aku hanya bisa menangis sendiri, menyendiri dan itu sedihh sekali hal yang tak pernah terfikirkan sebelumnya. Aku bisa apa selain menjalani hari-hari ini dengan penuh canda tawa dengan penuh keyakinan kalau semua yang aku perjuangkan tidak akan sia-sia, aku meninggalkan orang-orang yang aku sayangi sendiri sendiri sendiri. Mata bengkak setiap kali rasa kangen itu muncul, bingung harus berbuat apa? Terkadangs setiap lagi bingung bisa-bisa maw meninggalkan semuanya, ingin rasanya meninggalkan semuanya, meninggalkan kehidupanku yang sekarang, dan dalam fikiran hanya terfikirkan untuk pulang. Jika aku pulang aku tidak akan seperrti ini, tidak akan sendiri, tapii kalau aku pulang itu suatu keaputusan yang sangat bodoh , menyerah itu hanya membuat dunia ini semakin jahat, menyerah itu hanya mamebuat down gak semangatd ngellakuin akftifitsas yng perlu di lakukan. Pasrah , pasrah itu hanya mempersulit keadaan, memperkeruh suasana dan itu hanya omong kosonhg yang tidak perlu di bicarakan lagi, hidup itu harus ikhlas, aku mencoba mengikhlaskan semuanya yang aku punya, aku kehilangan orang  yang peduli sama aku selama beberapa bulan, harus tetap posistif thinking berpikirlah yang jernih berpikir hal-hal yang positif agar hidup tidak terus menjadi beban,, FIGHTING ETTY.

Sabtu, 25 Januari 2014

hikmah setelah gempa



Hari ini adalah hari yang paling membuat saya takjub atas kebesaran ALLAH SWT. Hari ini adalah hari sabtu, saya hanya di rumah karena kuliah saya sudah libur tinggal  nunggu nilai jadi saya hanya di rumah. Biasanya kegiatan saya di rumah selesai mandi ya nonton tv atau kalau gak tiduran, tepatnya jam 11.30 saya mulai ngantuk, karena  hari itu acara tv kurang mendukung  saya putuskan untuk tidur. Tepat waktu adzan dhuhur tiba saya dengar adan di masjid kira-kira pukul 12.05 waktu solat dhuhur kota Yogyakarta saat tanggal 25januari2014, suara adanya sungguh keras tapi kebiasaan jelek saya, saya berpikir nanti saja sholatnya 5 menit lagi, sungguh kebiasaan jelek saya ini sungguh malapetaka karena sudah menunda waktu sholat, setelah saya berpikir untuk tidur lagi tiba-tiba ranjang tempat tidur saya bergoyang tepatnya jam 12.15, saya terbangun karena goyangan dari tempat tidur membuat kepala saya pusing, saya duduk sejenak mengamati benda sekitar saya semuanya bergoyang terlihat jelas kunci di lemari bergoyang, kumpulan kertas yang saya gantung bergoyang dan yang sangat terlihat jelas bergoyang adalah lampu di atas tempat tidur saya serentak saya kaget saya keluar rumah dalam keadaan kepala pusing saya lari keluar ruman dan orang yang ada di rumah keluar semua. Ternyata apa yang saya rasakan itu adalah gempa. Baru sekarang saya merasakn adnya gempa. Setelah semuanya agak  tenang dan tidak ada gempa lagi, saya masuk rumah dan langsung saya menghidupkan tv saya sekedar mencari informasi, setelah saya cari info tentang gempa ternyata gempa terjadi di kebumen, gempa yang saya rasakan tadi pusatnya di kebumen. Masya ALLAH , dari kejadian tadi saya sadar kenapa tadi saya kebih mementingkan untuk tidur bukanya untuk sholat dhuhur.  Saya mendapat teguran dari ALLAH bahwa ketika ada suara adzan hendaknya langsung  segera ambil air wudhu terus sholat bukanya  menunda sholat. Terima kasih ya ALLAH engkau masih memberiku kesempatan untuk memperbaiki sholatku,  aku sadar bahwa menunda sholat itu hal terburuk yang pernah aku lakukan. Kejadian ini tidak akan pernah aku lupakan ya ALLAH dan kesalahan terbesarku adalah mementingkan tidur daripada sholat.